what i dont understand about marriage.. ??

November 23rd, 2008 by adityes

Theres questions that is still on my mind until now. This things just came to my mind, after i did made friends which is got married. What i feel is, dude always be a dude, no matter what age they are.

Because when we’re talking the things that come from their mouth , just like the same thing that my friends in my age. Coz we all know that it seems there is o secret between us. When we talks bout chicks.

My question is only for dudes:

  1. Why people gets married, if they now that what they’ll find is only bigger problem?
  2. Why people gets married, if their becoming an actor and actress is killing them? pretending that there isnt a problem at all but the truth is .. its so great so that ure confused even when u try to talk bout it. N the thing is just burried deep down ur heart.
  3. Why people gets married, if u cant tell the truth?
  4. Why people gets married, if u know u will like another girl?
  5. Why people gets married, if u pretend to love someone?

I just dont get it. If there is anyone could help me with this questions, help me?

Is it true that hold us up from true love is sex?

Coz what i see is, most dudes sees girls from their appereance (physically). Then syahwat rules.. make him so wanting to get married. Then they are married, but after that, all reveals good and bad. But mostly the bad and differences is more likely to come. From that part.. tortury begins n the fun part has all gone.

So.. why?

Gempita obama dan heningnya pemilu

November 4th, 2008 by adityes

Apakah gegap gempita jalannya pemilu di negeri Paman Sam, merupakan cerminan ketergantungan kita kepada mereka. Atau mungkin ketidak percayaan rakyat Indonesia akan pemimpin Indonesia yang dapat membuat perubahan.

Menurut saya aneh, apa hubungannya Pemilu Amerika dengan Indonesia. Saya tau secara global memang Amerika berpengaruh. Seperti halnya pada saat adanya krisis di negara tersebut, dampaknya ternyata memang mendunia. Tetapi seberapa pengaruhnya dengan kebijakan pemimpin daerah terhadap daerahnya??

Akan tetapi kenapa Indonesia memberitakan secara berlebih. Menurut saya berlebih karena pemberitaan di berbagai media seakan kita merupakan salah satu negara bagiannya. What’s the big deal kalo dia pernah sekolah di Menteng?? apakah itu akan menjadikan seorang Obama akan menjadikan Indonesia ‘anak emasnya’.

Banyak orang bilang bahwa semoga dengan terpilihnya Obama, maka diharapkan akan membawa kebijakan Amerika yang lebih baik, bagi dunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya.

Kebijakan Dunia, hope so. Tapi Indonesia?? mungkin lebih sering dikunjungi nantinya. Akan tetapi dampak langsung kepada Indonesia, i just doubt that man!! baik.. akan saya berikan alasan logikannya. Begini semua Presiden di belahan dunia manapun mempunyai kepentingan Dalam dan Luar Negeri. Coba perhatikan jika kamu adalah Presiden, maka yang akan kamu lebih dahulukan adalah aspirasi voter kamu. Dan voter merupakan warga Dalam Negeri dari negara tersebut. Maka korelasinya adalah Presiden melayani voter, sehingga kebijakan dalam negeri akan lebih diutamakan dari kebijakan luar negeri. (Seperti presiden Indonesia sekarang, tidak ada terobosan kebijakan luar negeri)

Selain itu di lihat dari kebijakan luar negeri seberapa besar Indonesia menempati daftar negara penting untuk diperhatikan untuk menguntungkan mereka? Negara Indonesia saat ini belum dipandang secara serius, menurut saya, mereka masih menganggap Indonesia Negara ‘mainan’ yang tidak perlu perhatian ekstra. Tidak seperti pada saat kepemimpinan era Soekarno dan era awal sampai pertengahan  Soeharto yang memerlukan perhatian ekstra.

Saya ingin warga Indonesia sadar akan kemampuannya sendiri, mecetak pemimpin bangsa yang dapat membuat perubahan. Jangan mengharapkan sesuatu yang hanya mungkin, tetapi belum jelas. Berharap, mungkin Presiden terpilih nanti jika itu Obama, maka Indonesia akan menggantikan posisi Israel sebagai anak emas Amerika,, tidak mungkin. Bahkan dengan afghanistan sekalipun Indonesia masih kalah. Jika diibaratkan pada sebuah pepatah “Semut diujung lautan terlihat, akan tetapi Gajah di depan pelupuk mata tidak terlihat”, pepatah yang ironis.

Saran saya kepada media terkait, bantulah Indonesia, jika masih ada sedikit idealisme dan nasionalisme serta keinginan bersama membuat perubahan di Indonesia. Daripada membuat tontonan pembodohan yang membuat bermimpi, malas berusaha, dan anarkis.

Bantulah rakyat dengan mengeksploitasi kepemimpinan pemimpin-pemimpin daerah yang dapat menjadi pilar-pilar kebangkitan Indonesia. Bantulah kita mengenal para pemimpin kita, agar kita dapat memilih pemimpin yang pandai berorientasi comprehesive, bukan menginginkan keuntungan finansial. Bantulah kami dalam memilih, sehingga tidak memilih pemimpin yang dipertanyakan kapabilitasnya.

Bantulah Indonesia untuk bangkit, bangkit dari mimpi dan ketidak sejahteraan.

Meskipun saya sudah 24 thn, tapi saya belajar dari Lintang “Laskar Pelangi”. Dia adalah sosok pemimpin yang dapat membuat Indonesia mengguncangkan dunia. Lintang mengetahui bahwa kemampuan untuk bangkit adalah diri sendiri, jangan berharap pada orang lain. Percaya akan kemampuan sendiri bahwa kita mampu menjadi orang yang menjadi pilar dari negara besar yang disegani dunia,.

Teman.. Mari bangkit bersama, jika tidak sekarang, kapan lagi??

Kamu Koruptor??

May 16th, 2008 by adityes

Mau tau kenapa siih orang bisa korupsi?? Terkadang tersirat meskipun tidak tersurat, terlintas saja dipikiran. Terkadang suka berpikir kenapa orang bisa melakukan korupsi. Bukannya sok idealis ya.. tapi terkadang saya aneh aja, perasaan banyak pejabat yang dulunya idealis sebagai seorang sosok ‘pembela rakyat’ berjubah mahasiswa melakukan reaksi dan aksi mengatas namakan rakyat meskipun tidak jelas kapasitasnya ( misalnya dasar keilmuannya bahasa atau teknik tapi sok berbicara politik, selain itu diragukan indeks prestasinya). Oya satu lagi, bayar pajak aja blum apakah bisa menuntut banyak, kalo saya lebih melihat pada saat saya bayar pajak di negara ini disitulah saya bisa menuntut.

Tapi okelah.. sya juga pernah mahasiswa, ‘agent of change’, di negara dengan penduduk mayoritas terbelakang pendidikannya ini, cuma mahasiswa lah yang blum punya tanggungan, tekanan, dan beban dalam bersuara akan tetapi dianggap punya kelebihan dalam hal intelektualitas karena ada cap ‘mahasiswa’. Meskipun tidak semua punya kemampuan itu, bahkan cenderung tidak ada ( lebih terlihat anarkis, dibanding intelektualnya).

Nahh.. terus coba lihat kbanyakan pejabat skarang merupakan aktifis jaman dulu, percaya?? coba lihat saat ini, bahkan seperti Mulyana W Kusumah yang sampai sekarang dianggap masih menjadi seorang aktifis terjerat masalah korupsi.

Ada apa??

Apakah idealisme hanya bisa dimiliki padaa saat mahasiswa??

Oleh karena itu, terkadang saya penasaran aja ko bisa.. apakah dunia kerja di Indonesia seburuk itu, mengikis idealisme layaknya arus tsunami sewaktu bencana di Aceh.

Ini kemungkinan tsunami yang ada dalam pikiran. Coba bayangkan diri kamu sebagai seorang pagawai negeri beristri satu dengan anak empat. Kamu  dapat dikatakan sebagai seorang yg mempunya jabatan strategis dengan kebijakan yang juga strategis. Pada suatu saat kamu diminta pemerintah memegang suatu kebijakan pengadaan ekspor beras untuk rakyat miskin, akibat dari defisit beras karena jumlah produksi beras dalam negeri yang kian merosot. Wew tanggung jawab yang besar.

Semestinya dilakukan skema pelelangan sesuai dengan kepres yang berlaku. Akan tetapi kmu pada suatu sore tiba2 didatangi oleh seorang berkebangsaan vietnam dan kawannya yang juga ternyata kamu kenal juga sebagai kawan lama kamu. Tadinya hanya ramah tamah saja, pergi makan malam di hotel mulia bersenda gurau layaknya 2 orang yg telah lama berpisah bertemu kembali. Akan tetapi setelah lama mengobrol ternyata teman kamu mengatakan maksud sebenarnanya yaitu mengatakan bahwa meminta tolong agar menjadikan teman vietnamnya ini dijadikan pemenang dalam tender proyek pengadaan yang kamu pegang dengan imbalan 1M. Wew tawaran yang menggiurkan, tapi kami di kantor dikenal sebagai seorang yang lurus dan idealis dibandingkan dengan teman sejawatnya. Akhirnya kamu pulang dan bilang akan dipikirkan tawaran itu.

Ternyata pada saat kamu pulang kerumah, istri kamu ternyata baru bilang bahwa sebenarnya dia telah mengambil kredit perhiasan dan utang arisan yang besarnya lumayan.. di lain saat anak pertama kmu mengalami kecelakaan (innalillahi) dan perlu perawatan intensif, anak perempuan kedua kamu yang manja meminta mobil susah untuk menolak permintaannya, memang siih dari dulu kamu tolak dengan alasan yang sama "darimana bapak punya duit segitu banyak nakk.." Sedangkan anak ketiga kamu baru masuk kedokteran UI. Anak terakhir yang masih ada di bangku SMA juga sama menginginkan mobil, karena malu teman2 yang lain sudah bawa mobil.

Pusiiingg..

Bimbang?? ada dua pilihan yang ada di pikiran kamu:
1. Kepentingan negara
2. Kepentingan keluarga

Bisa dilihat dua kepentingan kontradiktif, yang satu maya (negara) yang lainnya nyata ( keluarga). Ternyata tidak butuh wktu lama, kamu segera mempunyai keputusan yang tidak disangka2 selayaknya seorang bapak yang bertanggung jawab kamu lebih memilih kepentingan keluarga kamu.

Akhirnya kamu menghubungi kawan kamu, dan bersedia ‘mengatur’ lelang agar peserta lelang kenalan kawan kamu menjadi pemenang meskipun terdapat beberapa spesifikasi tidak memenuhi dan harga penawaran yang terlalu tinggi jika dibandingkan dengan kualitasnya.

Akhirnya pelelangan pun brjalan, pemenang seperti yang terprediksikan. Kamu pulang dengan senyum, akhirnya semua beban keluarga terselesaikan.

Bagaimana kawan.. mungkin dengan alasan ini kamu juga bisa jadi koruptor di negara ini. Hati2 kawan pada saat kamu menghujat.

Negara Pensiunan!!!

March 16th, 2008 by adityes

Negara siapa tuhh.. mana lagi selain di Indonesia. Bingung.. emang kurang, pemuda di negara ini. Presiden saat ini berada pada usia pensiun menteri2nya sama aja, misalnya Boediono yang sudah 63 tahun. Gimana mau maju kalo orang tua jadi rakus dan gila kekuasaan.

Apakah ga belajar dari sejarah, bahwa 2 dua orang pemimpin besar ( Soekarno dan Soeharto ) membuat perubahan yang signifikan pada bangsa ini pada saat beliau masih dalam usai dibawah 50 tahun. Soekarno menjadi presiden dan membawa Indonesia ke pintu gerbang kemerdekaan , memimpin rapat panitia kecil perumusan konstitusi negara Indonesia (cikal bakal UUD 45), Ketua PPKI pada saat usianya 44 tahun, Mendirikan PNI pada saat usia 26 tahun. Dapat dilihat beliau menjabat jabatan penting pada umur produktifnya. Sedangkan Soeharto menjabat jabatan presiden pada saat usia beliau 46 tahun yang mencapai pencapaian fantastis berhasil membalikan keadaan negara carut marut sepeninggalan Soekarno dengan tingkat inflas mencapai 700 % sampai pada negara swasembada pangan, dan sebelumnya menjabat jabatan strategis militer pada saat usianya masih sangat muda yang juga mencapai pencapaian yang fantastis yaitu keberhasilan menaklukan jogja sehingga mata dunia kembali mengakui Indonesia dan Trikora.

Dan juga dapat dilihat dari sejarah bahwa keduanya kehilangan popularitas dan kendali pemerintahan pada saat usianya tidak lagi produktif ( usia pensiun ).

Heran apakah bangsa ini tidak mempelajari sejarah, bahwa tidak memaksakan diri untuk terus berkuasa dan mempercayai generasi muda yang punya mentalitas baja, mempunyai pandangan terbuka, terus membuka diri untuk terus belajar, dan menimba pengalaman dari senior adalah solusi untuk keterpurukan kita saat ini.

Lihat saja saat ini, mereka yang mencalonkan diri sebagai calon bupati, gubernur, bahkan presiden adalah dari golongan pensiunan. Tak heran pemerintahannya tidak membuat perubahan yang signifikan pada kemajuan bangsa, keputusan yang dibuat hanya bersifat populis agar dipilih lagi pada pemilihan berikutnya.

Sangatlah tidak bijaksana mempertaruhkan kemajuan bangsa demi kesibukan dikala masa aktif sudah lewat.

hei bung.. kepemimpinan bukanlah suatu rizky akan tetapi cobaan berupa amanah untuk kemaslahatan masyarakat banyak, dan bukan suatu prestise yang dapat dibanggakan dikala carut marut dan teriakan kelaparan masih terpekik.

Sadarlah…

PS: ( Tulisan tidak ditujukan untuk siapa pun akan tetapi dari dan untuk penulis pada saat telah mencapai masa pensiun)

Buruknya Daya Serap APBN!!! Cmon…GA SERIUS SIIH

December 18th, 2007 by adityes

Perencanaan tidak matang, revisi ditengah jalan, dan lambannya pembahasan dengan legislagtif…

Apa siih permasalahan sebenarnya??

heran kaya udah kaya aja kita, 75.23 triliun.. disia-siakan

Apa mau hemat.. atau mau ditabung di BI.

Tidak apa-apa kan kalo aku hanya melihat dari sudut sempit, Sumber Daya Manusia dari aparatur pemerintah. Kenapa aku hanya melihat dari SDM saja, karena untuk saat ini aku hanya melihat bagian itu saja..

Aparatur Pemerintah. Jelas aku masih menghormati mereka, tapi apakah mereka juga memperhatikan kita. Atau hanya aku saja yang merasa tidak diperhatikan, kalian sebagai orang yang membayar pajak, baik secara langsung maupun tidak langsung seperti kurang dilayani oleh beliau-beliau ini.

Mungkin hal ini merupakan kewajaran, melihat ketidak seriusan mereka dalam mengelola negara. Sebetulnya aku punya banyak kata yang bisa membuat mereka sakit hati, bukan caci makian tapi kritik pedas karena banyak kewajiban yang terlalaikan akibat dari "urusan perut". Tetapi jujur.. aku tidak mengeluarkan kata-kata itu karena.. hmm.. aku takut, seandainya aku pada posisi mereka, bisa saja aku melakukan hal yang sama.

Akan tetapi.. yang ingin aku kedepankan adalah kenapa semua (pada umumnya) menginginkan menjadi pegawai negeri?? akan tetapi pada saat menjadi pegawai negeri kenapa tindakan yang dilakukannya seperti menjadi pedagang kulakan di pasar. Hanya mementingkan diri sendiri, melegalkan semua yang dibenarkan olehnya, mendiskreditkan orang yang hanya bisa diam melihat carut marut pemerintahan, dan takut oleh "preman". Dan lihat lah hasilnya pembangunan terhambat.. infrastruktr tak ada perkembangan.. swasembada pangan, mana??.. kemisikinan, lanjuuuttt..

Apakah tidak ada lagi rasa nasionalisme, idealisme, pada saat mereka menjadi aparat pemerintah untuk memajukan negeri kita ini?? atau hanya ingin rasa aman karena pegawai negeri tidak bisa dipecat, yang ada dalam kepala mereka.

Rasa aman, my ass!! seharusnya pada saat seseorang menjadi pegawai negeri atau bahkan menjadi anggotan dewan yang "terhormat" DPR, jangan sekali-kali mikir uang, uang, dan uang!!! ga ada di dalam kamus sejarah orang terkaya adalah seorang aparatur pemerintah atau anggota dewan.

Kalo pengen kaya, jangan merugikan rakyat banyak dong.. jadi pengusaha atau pegawai swasta!! tega banget siih.. heran mengorbankan kepentingan rakyat hanya demi mendapat uang lebih.

Ok.. sesi mencak-mencak berakhir dsini..

sekarang sesi alesan.. kenapa aku begitu..

Karena perencanaan di kita tidak ada yang benar, orang-orang pemerintahan sibuk memikirkan bagiannya sebelum proyek itu berjalan. Pada awal tahun berjalan masih bingung bagaimana seharusnya mengusulkan suatu usulan perencanaan yang sekiranya penting untuk instansinya sehingga pada saat ide-ide yang memang benar-benar dibutuhkan tidak ada (dibuatlah proyek omong kosong yang dibuat hanya untuk menghabiskan anggaran), pada saat menemukan ide bagus "karena ada kepentingan pihak ketiga" terhambat birokrasi antara daerah dan pusat yang saling tarik ulur kepentingan dan kewenangan membuat segala sesuatu menjadi lama, pada saat terdapat titik temu ternyata batas waktu anggaran sudah di depan mata, selain itu pihak legislatif pun ingin mengeruk keuntungan dengan pengetahuan yang kurang dan mengatasnamakan rakyat mulai menghambat jikalau tidak mendapat bagian.

Jadilah.. pembangunan yang tidak terealisasi.. Presiden boleh bervisi banyak, tapi selama masih ada legislatif yang kelaparan, dan aparat yang malas..

Visi itu hanyalah sebatas Mimpi

Regards,

Kenapa ya.. dia selingkuh???

December 13th, 2007 by adityes
  1. Kata orang di udah bosen, jenuh adalah ‘penyakit’ lama dalam hubungan jangka panjang, dan seringkali dijadikan alesan buat seseorang untuk selingkuh. Terkadang sesuatu yang indah dan dulu penuh getaran, sekarang menjadi rutinitas yang membosankan. Jurus Anti Selingkuh: Hidupkan lagi hubungan anda yang penuh getaran dengan ketegangan yang dulu pernah ada, tekan tombol ‘reset’ dan mulai lah kencan pertama lagi.
  2. Kamu kurang perhatian, hal ini bisa terjadi akibat mungkin saja ada orang lain yang lebih memperhatikannya meskipun dia hanya teman, ntah apakah kamu terlalu sibuk dengan pekerjaan kamu sehingga kamu melupakannya, atau pasangan kamu mengharapkan perhatian yang lebih. Tapi mungkin begini siih.. intinya, kamu dan dia adalah dua individu yang berbeda, kamu bukan dia dan dia bukan kamu. jadi jangan sekali-kali menyamakan dirinya dengan diri kamu, menganggap kemauannya adalah kemauan kamu, apa lagi menganggap seharusnya dia sudah tau apa yang kamu pikirkan. Give me a break.. he/she is not a mind a reader!!! Jurus Anti Selingkuh: Jika kamu tidak menghargai pasangan kamu, percaya dehh.. orang lain kemungkinan besar akan, dan mau melakukannya. Jadi coba untuk lebih mendengarkannya dan memperhatikannya, those thing can makes he/she thinks that ur special.. trust me..
  3. Karena kamu juga selingkuh!!, ini lebih ga jelas lagi, jujur ga da komen buat yang ini ( ga pernah selingkuh siih ;p) jadi susah juga ngasih komen. Jurus Anti Selingkuh: tak ada strategi, hanya ! jangan pernah sesekali selingkuh ! kena batunya deh lo!!
  4. Hubungan jarak jauh, sebetulnya hal ini tidak bisa dijadikan alesan semua bisa berjalan dengan lancar, banyak soalnya teman ku yang melakukan hubungan ini dan sekarang lancar2 aja tuuh… malah masalah datang setelah ‘berdekatan’, akan tetap dapat menjadi masalah apabila kamu bukan hanya jauh dari jarak, tapi semakin jauh dari hati.  Jurus Anti Selingkuh : coba untuk lebih perhatian dengan menambah intesitas komunikasi, kalo kamu cinta dia berkorban dan kreatif sedikit lahh!! kalo telpon mahal, bisa chating atau telepon VOIP.. perlihatkan usahamu yang gigih untuk bisa tetep komunikasi dengan dia ( romantis ).
  5. Tak punya harga diri, jika kamu terlalu mencintainya terkadang kamu jadi sangat toleran terhadapnya. penting bagi kamu untuk mengetahui kapan kamu harus memberikan batasan kepadanya. Jangan sampai di berpikir kamu mudah ditipu dan gampang dikendalikan. in other words, bila kamu membiarkannya bertindak semena-mena, maka dalam waktu dekat, Dia akan menginjak-injak harga diri kamu!! Jurus Anti Selingkuh: Cobalah untuk lebih dominan, tunjukkan pada dia kalo kamu bukanlah seorang yang menurut dan pengalah pada dirinya. Sehingga dia akan berpikir dua kali untuk melakukan hal yang berlebihan karena hubungan cinta kamu mempunyai batasan yang jelas. Mau cwe/cwo sama aja kalo sudah selingkuh untuk yang pertama kali, maka mereka akan mencoba selingkuh lagi. ( hati-hati )
  6. Dia sudah tidak tertari lagi, yaa.. kalo yang ini siih udahan aja laahh.. terkadang orang selingkuh dengan alasan ini biasanya di ga punya alesan lain untuk memutuskan hubungan, jadi sekalian dapet yang baru jadi bisa putus juga akhirnya kalo ketahuan ( sambil menyelam minum air ) Jurus Anti Selingkuh: Udahan aja deh.. he/she didnt deserve u more, try to find someone elsa who really loves u..

Thanx may this help ur relation ship folks..

Rich Dad Poor Kid

December 1st, 2007 by adityes

Hi.. people!!!

Its me again!!

Just wanna tell my opinion, bout something that came into my mind.

Its about fathers hood. (sori sok inggris, cuma mau belajar bahasa paman sam aj :p)

Begini, banyak orang kaya yang hanya bisa kaya pada satu generasi. kenapa?? karena menjadi kaya belum tentu bisa menjadi ayah yang baik, am i right?

Banyak ayah yang kaya tidak bisa mendidik anak menjadi kaya seperti dirinya, yang ada hanya memanjakan (membodohi). Banyak perusahaan yang runtuh setelah dilanjutkan ke generasi berikutnya. Kenapa?

Karena sang Ayah tidak menurunkan prinsip-prinsip, pelajaran hidup mengenai rahasia kesuksesannya agar anaknya dapat melanjutkan falsafah hidup kedua orang tuanya untuk mendapatkan yang terbaik pada saat ia harus berdiri di atas kakinya sendiri. Sibuk menimbun mata uang uy..

Terkadang bukan uang yang menjadi tolak ukur kasih sayang, tapi komunikasi.

so.. love ur parents man.. seek for value that they have.. be more success then them.

And ( lagi ) make Indonesia to become a better place for us

regards..

RAW

Sedang berpikir Kenapa??

November 30th, 2007 by adityes

Bisa lihat disekililing kita, so many cars and so many blink2. Wow .. seperti kita hidup di negara yang aman damai sejahtera dalam bidang ekonomi dan kemasyarakatan. Yang jadi pertanyaan adalah kenapa di koran selalu ada saja berita buruk?? Apakah itu tentang hujatan masyarakat kepada pemerintah yang dinilai tidak becus menjalankan tugasnya, atau berita tentang kelaparan dan bencana yang terjadi dimana-mana di negara kita ini.

Does it make any sens to u?? kalo aku, hmm.. yang sekarang ada dalam benakku adalah darimana.. media mendapatkan berita itu. Berita tragis yang memilukan, kontroversi abu-abu tidak jelas mana yang benar mana yang salah, orang berdemo mengenai etika moral yang sudah tidak mempunyai prinsip. Masih banyak kejanggalan yang terjadi di media massa yang selama ini aku baca.

Apakah kita hidup di dunia yang sama dengan media yang memberitakan hal-hal tersebut. Mungkin aku punya jawaban mengenai kenapa ini, kenapa itu, terjadi?

Tapi mungkin hanya dari salah satu sudut pandang sempit dari seorang yang naif dan mungkin juga bersalah.

Hal yang aku soroti adalah hal yang mendasar, yaitu keluarga. Kata itu mungkin hanya sederhana, terdiri dari 8 (delapan) huruf, akan tetapi dampaknya bisa sangat besar bahkan besar sekali.

Percaya ga percaya siih… ( btw jangan percaya, karena aku pembohong) Aku kasih contoh, karakter seorang manusia dibentuk secara langsung tidak langsung, sadar tidak sadar, oleh lingkungan keluarga. Kamu bisa bilang ‘ah.. engga ko, gw beda banget lagi sama kedua ortu ku’, tapi pasti ada yang pernah bilang ke kamu, entah itu om atau teman dari ortu kamu, ‘ kamu mirip ya sama bapak kamu’ atau ‘dulu waktu ayah kamu muda dia juga melakukan hal yang sama dengan kamu’, ko bisa?? its genetic. Seperti dalam peribahasa "buah jatuh ga jauh-jauh dari pohonnya", kecuali dia di petik paksa terus di jual ke pasar dan terus dimakan oleh kamu, dampak traumatis si buah pasti membuat dia berbeda dengan kedua orang tuanya. (jelas dia ga akan jadi pohon)

So.. intinya apa siih.

Intinya adalah keluarga sangat penting, lebih dalamnya lagi didikan orang tua bisa memprediksi kamu nantinya jadi apa. Berhasil, sukses, menjadi dermawan, atau kriminal sekalipun.

Peribahasa diatas tadi adalah analogi untuk sifat, akan tetapi sifat bisa dijadikan untuk sesuatu yang baik atau buruk tergantung motivasi. Contoh, sifat kedua orang ini menurut aku sama. Hitler dan maclom X (sori kalo salah pronountiation), kedua-duanya gigih dan dianggap pahlawan pada masanya. Keduanya punya prinsip, motivator, fearless, dsb. Tapi lihat ujung ceritanya, berbeda sekali yang satu di kenal sebagai pembunuh masal, sedangkan yang lainnya diangap sebagai pahlawan persamaan hak kulit berwarna.

Kembali ke topik. Intinya (lagi) ini untuk kamu yang sudah, akan, dan berniat berkeluarga. Cari pasangan yang benar, dalam artian jangan cuma cinta yang dikedepankan visi misi bersama juga harus.

Membangun keluarga hampir sama dengan membangun perusahaan. Dasar pijakan seperti visi misi suatu perusahaan harus kuat, aku yakin jika tidak suatu perusahaan atau organsasi tidak akan well established. Begitu juga dalam keluarga, jangan anggap ini hal yang remeh. Masa depan bangsa ini mungkin ada di kamu, yang nantinya akan melahirkan generasi2 bangsa yang mempunyai 2(dua) kemungkinan ekstrem, pembangun atau perusak bangsa ini. Mungkin jangan dalam taraf bangsa, simple aja deh.. pengen ga siih punya anak yang membuat hati tentram, dan selalu merasa bangga.

So.. ini saatnya memutuskan. jangan nanti!! pada saat keluarga kamu sudah diambang kehancuran, atau anak kamu yang nakal dan terus membuat kamu menyalahkan dia terus, dengan berteriak, ‘ ANAK.. GA BERBAKTI’, kaya disinetron2 gitu. Dont blame him/her, u made him/her both physically and mentally.

Tips dari aku:

  • Choose the right person, kalo kamu nanti di antara kalian ada yang selingkuh, jangan salahkan dia. Salahkan kamu juga, kenapa memilih dia.
  • Buat visi misi yang jelas. Aku yakin orang yang mau maju pasti punya visi dan misi (seperti kamu) share semua visi misi kamu dengan dia. Lihat irisannya dimana, diskusikan! jangan dengan ego, tapi dengan perasaan cinta dan kasih sayang untuk yang terbaik.
  • Saling jujur dan selalu berkomunikasi
  • beribadah bersama ( so sweet )

So.. masa depan bangsa ini, ada di kamu!

Ayah yang melindungi dan bertanggung jawab

dan

Ibu yang penuh kasih sayang dan mengerti

Later Brother and Sister

Diet Golongan Darah O

November 29th, 2007 by adityes

Baru tau niih, kalo golongan darah O itu cikal bakal golongan darah lain di muka bumi ini :p hehe.. lumayan keren kan. Jenis Darah O ditemukan sekitar tahun 50,000-25,000 SM, saat manusia menjadi pemburu sejati dan menjadikan hasil buruannya sebagai makanan sehari-hari.

  • daging dan unggas adalah kelompok makanan yang paling dianjurkan untuk orang yang punya gol darah O, seafood menjadi pilihan yang kedua.
  • batasi konsumsi susu dan telur. Tipe darah O merespons minyak dengan baik, oleh karena itu gunakan minyak zaitun agar berdampak positif bagi jantung dan pembuluh darah.
  • tidak semua sayuran cocok untuk golongan darah O, yang dianjurkan adalah bayam, kangkung, dan daun singkong.
  • Untuk buah, hindari jeruk mandarin dan beri hitam, sedangkan yang untuk di jus, pilih yang mengandung gula rendah.
  • Sangat direkomendasikan untuk memperbanyak minum teh hijau, teh herbal, dan soda.

Btw diet bukan berarti menurunkan berat badan lho!! diet means mengatur pola makan. soalnya pasti ada aja yang nanya " woi lu kan kurus, ngapain make sok diet segala", dan awa pun menjawab " tenang bro!! diet awa tuh buat nambah berat badat, tapi! males juga kalo timbangan naik tapi bergelambir dimana-mana, sucks man!! ga usah gelembung2 kaya iklan elemen, cukup kencang aja supaya keliatan sehat :D "

So.. thats tips 4 the day.

Join me on the next tips brother and sister

Cheerr

Alhamdulillah.. tetap semangat!!!

October 9th, 2007 by adityes

Kamu tau.. kamu beruntung. Disaat mereka merindukan orang tua, mereka terpaksa hanya mengenang. Mereka bilang hidup ini tidak adil, kenapa justru kita tidak bersyukur.

Kenapa pada saat mereka tertawa lepas, justru kita sedih melihat mereka, ya Tuhan.. ternyata aku sangat beruntung masih mempunyai kedua orang tua yang begitu menyayangi aku.

Mereka tidak butuh belas kasihan kita, yang mereka perlukan adalah senyuman penghargaan.. penghargaan karena mereka tidak putus asa, sementara banyak yang menyerah di lampu merah. penghargaan karena mata tetap membaca serta hati tetap berdzikir sementara banyak yang menutup mata dan membuka telapak tangan.

Harga diri dan semangat membuat mereka hidup. Kenapa kita dapat menyerah!! Hidup masih membiarkan kita memakan daging yang empuk sementara di sana daging mentah pun terpaksa untuk dimakan.

Akhirnya kutemukan alasan untuk tetap maju dan tetapi berdiri meskipun hidup memukul kita sampai rasanya tidak tahan untuk kembali berdiri dan tetap maju.. Ialah tatapan anak-anak degnan pengharapan besar melihat kehidupan yang lebih baik ..

Stay Alive!! I will try my best!!