Buruknya Daya Serap APBN!!! Cmon…GA SERIUS SIIH

Perencanaan tidak matang, revisi ditengah jalan, dan lambannya pembahasan dengan legislagtif…

Apa siih permasalahan sebenarnya??

heran kaya udah kaya aja kita, 75.23 triliun.. disia-siakan

Apa mau hemat.. atau mau ditabung di BI.

Tidak apa-apa kan kalo aku hanya melihat dari sudut sempit, Sumber Daya Manusia dari aparatur pemerintah. Kenapa aku hanya melihat dari SDM saja, karena untuk saat ini aku hanya melihat bagian itu saja..

Aparatur Pemerintah. Jelas aku masih menghormati mereka, tapi apakah mereka juga memperhatikan kita. Atau hanya aku saja yang merasa tidak diperhatikan, kalian sebagai orang yang membayar pajak, baik secara langsung maupun tidak langsung seperti kurang dilayani oleh beliau-beliau ini.

Mungkin hal ini merupakan kewajaran, melihat ketidak seriusan mereka dalam mengelola negara. Sebetulnya aku punya banyak kata yang bisa membuat mereka sakit hati, bukan caci makian tapi kritik pedas karena banyak kewajiban yang terlalaikan akibat dari "urusan perut". Tetapi jujur.. aku tidak mengeluarkan kata-kata itu karena.. hmm.. aku takut, seandainya aku pada posisi mereka, bisa saja aku melakukan hal yang sama.

Akan tetapi.. yang ingin aku kedepankan adalah kenapa semua (pada umumnya) menginginkan menjadi pegawai negeri?? akan tetapi pada saat menjadi pegawai negeri kenapa tindakan yang dilakukannya seperti menjadi pedagang kulakan di pasar. Hanya mementingkan diri sendiri, melegalkan semua yang dibenarkan olehnya, mendiskreditkan orang yang hanya bisa diam melihat carut marut pemerintahan, dan takut oleh "preman". Dan lihat lah hasilnya pembangunan terhambat.. infrastruktr tak ada perkembangan.. swasembada pangan, mana??.. kemisikinan, lanjuuuttt..

Apakah tidak ada lagi rasa nasionalisme, idealisme, pada saat mereka menjadi aparat pemerintah untuk memajukan negeri kita ini?? atau hanya ingin rasa aman karena pegawai negeri tidak bisa dipecat, yang ada dalam kepala mereka.

Rasa aman, my ass!! seharusnya pada saat seseorang menjadi pegawai negeri atau bahkan menjadi anggotan dewan yang "terhormat" DPR, jangan sekali-kali mikir uang, uang, dan uang!!! ga ada di dalam kamus sejarah orang terkaya adalah seorang aparatur pemerintah atau anggota dewan.

Kalo pengen kaya, jangan merugikan rakyat banyak dong.. jadi pengusaha atau pegawai swasta!! tega banget siih.. heran mengorbankan kepentingan rakyat hanya demi mendapat uang lebih.

Ok.. sesi mencak-mencak berakhir dsini..

sekarang sesi alesan.. kenapa aku begitu..

Karena perencanaan di kita tidak ada yang benar, orang-orang pemerintahan sibuk memikirkan bagiannya sebelum proyek itu berjalan. Pada awal tahun berjalan masih bingung bagaimana seharusnya mengusulkan suatu usulan perencanaan yang sekiranya penting untuk instansinya sehingga pada saat ide-ide yang memang benar-benar dibutuhkan tidak ada (dibuatlah proyek omong kosong yang dibuat hanya untuk menghabiskan anggaran), pada saat menemukan ide bagus "karena ada kepentingan pihak ketiga" terhambat birokrasi antara daerah dan pusat yang saling tarik ulur kepentingan dan kewenangan membuat segala sesuatu menjadi lama, pada saat terdapat titik temu ternyata batas waktu anggaran sudah di depan mata, selain itu pihak legislatif pun ingin mengeruk keuntungan dengan pengetahuan yang kurang dan mengatasnamakan rakyat mulai menghambat jikalau tidak mendapat bagian.

Jadilah.. pembangunan yang tidak terealisasi.. Presiden boleh bervisi banyak, tapi selama masih ada legislatif yang kelaparan, dan aparat yang malas..

Visi itu hanyalah sebatas Mimpi

Regards,

3 Responses to “Buruknya Daya Serap APBN!!! Cmon…GA SERIUS SIIH”

  1. alia Says:

    numpang comment..
    bisa dbilang kta hdp di negeri ‘antah-berantah’..
    Sistem pemerintahan kita sebenarnya sgt bagus,hanya sj banyak skali oknum2 yang sdh berakar dan mendarah daging sejak puluhan tahun lalu,anggap sj dr mulai orde baru tebentuk.
    Sistem tidak salah, tapi penguasa2nya dimana mereka sendiri menyalahgunakan kekuasaan yang mereka punya sehingga hukum tidak bisa ditegakkan dengan seadil-adilnya..
    Abdi Negara,Aparat Penegak Hukum nya sudah korup, So..gmana bisa mbangun negara dgn merata..?
    dan Bank Dunia mengatakan, 40% hasil uang pajak dari rakyat di Indonesia sudah dikorup.
    Tuhan..kita lahir pada saat negara sudah kebablasan..
    Bagaimana dengan orang2 idealis di negara kita yang tercinta ini??
    jumlahnya sangat terbatas sekali, kalah jauh dengan kebalikannya
    Kenapa bisa korup? why? sebuah pertanyaan yang jawabannya cliche`
    mungkin ya, untuk mbangun negara agar merata ada 2 kunci:
    1. Prosperity Approach
    2. Security Approach
    djamin de pasti merata..
    duu ga bisa djabarin…ntar pjg yg ada, hehe mndominasi blog diatas de.. hehe..

  2. Adit Says:

    boleh.. sok aja, mangga bangettt… dipersilahkan ur welcome untuk menambahkan :)

  3. Anindito Says:

    Kurasa, saat ini kita cuma bisa melakukan apa yang bisa kita lakukan saja.

Leave a Reply