Negara Pensiunan!!!
Negara siapa tuhh.. mana lagi selain di Indonesia. Bingung.. emang kurang, pemuda di negara ini. Presiden saat ini berada pada usia pensiun menteri2nya sama aja, misalnya Boediono yang sudah 63 tahun. Gimana mau maju kalo orang tua jadi rakus dan gila kekuasaan.
Apakah ga belajar dari sejarah, bahwa 2 dua orang pemimpin besar ( Soekarno dan Soeharto ) membuat perubahan yang signifikan pada bangsa ini pada saat beliau masih dalam usai dibawah 50 tahun. Soekarno menjadi presiden dan membawa Indonesia ke pintu gerbang kemerdekaan , memimpin rapat panitia kecil perumusan konstitusi negara Indonesia (cikal bakal UUD 45), Ketua PPKI pada saat usianya 44 tahun, Mendirikan PNI pada saat usia 26 tahun. Dapat dilihat beliau menjabat jabatan penting pada umur produktifnya. Sedangkan Soeharto menjabat jabatan presiden pada saat usia beliau 46 tahun yang mencapai pencapaian fantastis berhasil membalikan keadaan negara carut marut sepeninggalan Soekarno dengan tingkat inflas mencapai 700 % sampai pada negara swasembada pangan, dan sebelumnya menjabat jabatan strategis militer pada saat usianya masih sangat muda yang juga mencapai pencapaian yang fantastis yaitu keberhasilan menaklukan jogja sehingga mata dunia kembali mengakui Indonesia dan Trikora.
Dan juga dapat dilihat dari sejarah bahwa keduanya kehilangan popularitas dan kendali pemerintahan pada saat usianya tidak lagi produktif ( usia pensiun ).
Heran apakah bangsa ini tidak mempelajari sejarah, bahwa tidak memaksakan diri untuk terus berkuasa dan mempercayai generasi muda yang punya mentalitas baja, mempunyai pandangan terbuka, terus membuka diri untuk terus belajar, dan menimba pengalaman dari senior adalah solusi untuk keterpurukan kita saat ini.
Lihat saja saat ini, mereka yang mencalonkan diri sebagai calon bupati, gubernur, bahkan presiden adalah dari golongan pensiunan. Tak heran pemerintahannya tidak membuat perubahan yang signifikan pada kemajuan bangsa, keputusan yang dibuat hanya bersifat populis agar dipilih lagi pada pemilihan berikutnya.
Sangatlah tidak bijaksana mempertaruhkan kemajuan bangsa demi kesibukan dikala masa aktif sudah lewat.
hei bung.. kepemimpinan bukanlah suatu rizky akan tetapi cobaan berupa amanah untuk kemaslahatan masyarakat banyak, dan bukan suatu prestise yang dapat dibanggakan dikala carut marut dan teriakan kelaparan masih terpekik.
Sadarlah…
PS: ( Tulisan tidak ditujukan untuk siapa pun akan tetapi dari dan untuk penulis pada saat telah mencapai masa pensiun)
March 24th, 2008 at 6:45 pm
As the saying goes: power corrupts oneself?
Lirasa kamu benar Dit. Aku belum pernah berpikir soal cita-cita sedemikian tinggi yang juga berhubungan dengan pemerintahan.